Arabella ~ Towards

bismillahirahmanirrahim
assalamualaikum w.b.t.

semenjak awal tahun 3 bermula lagi, perjalanan untuk cuti musim sejuk dirancang dan alhamdulillah penulis sudah selamat kembali ke bumi Mesir untuk kembali berjuang sebagai seorang pelajar muslim dan mukmin. Alhamdulillah, dua belas hari mengharungi perjalanan yang tercatat banyak pengalaman manis dan pahit, suka dan duka dan terlalu banyak lagi untuk dikongsi.

memandangkan penulis sudah terlalu lama tidak menulis di sini, jadi mohon maaf kepada sekalian pembaca di atas segala kekurangan tersebut. Menempuhi tahun tiga ini banyak mendidik penulis untuk menjadi seorang muslim yang benar-benar meneladeni erti seorang muslim sebenar menurut 10 muwasafat tarbiyah yang selalu diulang-ulang itu.

meskipun begitu, penulis tetap optimis dalam memperjuangkan wadah penulisan melalui mata pena penulis yang rasanya semakin menumpul dan menipis ini.

terlalu banyak untuk diceritakan, biarlah gambar-gambar di bawah sahaja yang berbicara seadanya.

on the way to Alexandria
sangat risau apabila jam sudah hampir pukul 9 pagi dan mereka berdua masih belum kelihatan
kredit to Baik Azamku yang telah bersusah payah menghantar penulis ke sini
to be honest, memang sangat excited untuk ke sana
Nawe Kundang , Ridha Mc D
dalam tram di Alexandria
otw untuk makan dan berjumpa sahabat-sahabat serta shopping sedikit lagi
masih perlu taaruf kota Iskandariah
Ridha Mc D
Lautan yang membiru bersama senja yang berlabuh
kedinginan Iskandariah tetap membatasi kaherah
peringatan ada di mana-mana
Allah juga melihat kita di mana-mana 

tak tahu nak letak apa
angin alex sangat sejuk
tribute to Ahmad Azhar Misran

sempat bertemu dengan beliau
makan malam yang tidak berjaya dihabiskan kerana sedikit masin
Gambatte untuk next paper, Urinary system
Hasyimi Mat Noor

currently at Borg El-Arab international airport
1.00 am and very mengantuk
airport dauli tengah dalam renovation
so, terpaksa menempuh perjalanan selama sejam lebih untuk sampai sehingga pemandu teksi pun tersesat dua tiga kali
Ahmad Azhar Misran, Ridha Mc D, Nawe Kundang

melepas penat di kafeteria tetapi dibelasah dengan harga yang sangat mahal
cuba teka harga secawan kopi ini berapa ?
sambil melelapkan mata, sambil itu orang lain menonton cerita melalui Ipad yang disayangi ini

menanti waktu untuk masuk ke dalam pesawat
currently batery ipad semakin menyikit
tengah ke hulu dan hilir untuk mengecasnya

dalam perjalanan menuju pesawat
tribute to Nawe Kundang
Ridha Mc D

orang lain sibuk dan naik flight, kita buat gamat plak depan tangga
dalam hati perasaan berbunga-bunga
tribute to Ahmad Azhar bin Misran
Ridha Mc D, Nawe Kundang 

sayonara Egypt ~ panjang umut kita berjumpa lagi
Wallahu'lam 

2 comments:

Fathi Ridhuan said...

bestnya die... ^^
kami kt sini rindu sgt kt kalian...
^^

saza s said...

alhamdulillah, seadanya sahaja
rindu juga dengan kalian
moga Allah atur pertemuan
insyaallah

About Me

My photo
19 year old guy moderately looking person friendly and moderate nice,talkative and like to laugh always.Is very pleased with everyone who wants to talk and to make friends with him.Quite naughty but polite,shy but cheerful.May Allah bless anyone visiting this page.InsyaAllah

jom emel saya !

initial ME 2

initial ME 2
patah tumbuh hilang berganti..thanks Allah to Cik Ha n Family
pingbox-

Bersama - Devotees
Dapatkan CuteComment di SahabatMusleem.blogspot

Visit Pewaris.Net
SahabatMusleemSahabatMusleem

ritma Ilahi

palestin dan Kita

blogger united

jom undi

Pewaris.Net's Top Blogs

komuniti PERUBATAN

kau di dalam bayanganku

aku tersenyum dalam gembiramu
kau menangis di celah kedukaanku
kala ku bermimpi di siang hari
kau hadir bila malam meniti
kita menyanyi di setiap langkah kaki
kita menyanyi pada baris alunan nurani

tapi aku tidak nampak
pada tanganmu yang bergerak
aku tidak lihat
pada senyumanmu yang tersurat
aku tidak merasa
pada jiwamu yang selalu bersama

hingga kini
aku karam dalam lautan emosiku
terpukul dengan gelombang melankoliku
di tengah arus tsunami hati
yang bergelojak tinggi
yang ku nanti kapal menyelamat
hanya aral harapan yang berselirat

ku ingin kau disampingku selalu
ku mahu mimpi kau dan aku bersatu
tapi mana mungkin impian terlaksana
belum pasti harapan menjadi nyata
bisakah gagak dan merpati
terbang sebelah menyebelah
tak mungkin berdiri sama tinggi
duduk pula sama rendah

namun hatimu bukan palsu
dan jiwaku bukan boneka baldu
disaat aku terus mimpikanmu
akan ku terus mencintaimu
akan ku selalu merinduimu
akan ku sentiasa menyayangimu
meskipun sejak dari mula ku tahu
kau hanya di dalam bayanganku

My Blog List

twittering

Followers